Kamis, 01 Desember 2011

Waspada 19 Des 2007


Wednesday, 19 December 2007 16:48   




Lebih dari 2,5 juta jamaah berkumpul di Padang Arafah - kira-kira 15 km di timur Makkah, Arab Saudi - Selasa (18/12), yang merupakan puncak ibadah haji tahun ini. Jamaah berkumpul di Padang Arafah setelah semalaman berdoa dan beribadah di kota tenda Mina. Dengan mengumandangkan Labbaik allahumma Labbaik para jamaah, yang mengenakan pakaian ihram, berjalan atau menaiki bus menuju Mina pada awal pelaksanaan haji, pertemuan umat Muslim paling besar di dunia. Arab Saudi, WASPADA Online

Lebih dari 2,5 juta jamaah berkumpul di Padang Arafah - kira-kira 15 km di timur Makkah, Arab Saudi - Selasa (18/12), yang merupakan puncak ibadah haji tahun ini. Jamaah berkumpul di Padang Arafah setelah semalaman berdoa dan beribadah di kota tenda Mina. Dengan mengumandangkan Labbaik allahumma Labbaik para jamaah, yang mengenakan pakaian ihram, berjalan atau menaiki bus menuju Mina pada awal pelaksanaan haji, pertemuan umat Muslim paling besar di dunia.

Tahun ini dianggap sebagai salah satu pengaturan pelaksanaan haji paling baik dibanding sebelumnya. Jutaan jamaah bergerak menuju kota tenda Mina dengan tertib dan mulus. Sebagian ada yang berjalan kaki, sementara yang lainnya menaiki mobil dan ada pula yang menggunakan bus. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia, namun tujuan mereka hanya satu; Mina.

Mayjend Saad Al-Khilaiwi, asisten panglima pasukan pengamanan haji, mengatakan jalur para jamaah dari Makkah ke Mina berlangsung mulus dan tertib tanpa terjadi peristiwa luar biasa. "Sebagian besar jamaah tiba di Mina pada pagi hari," katanya. Dia mengatakan polisi mencegah para jamaah menduduki tempat-tempat terlarang, teristimewa di barat Masjid Al-Khalif dan Jamarat serta di pelataran tempat para pejalan kaki. Dia berterima kasih pada para jamaah yang bekerjasama dengan para petugas keamanan.

Muhammad Baghdadi, pengawas departemen air di daerah Makkah, mengatakan para jamaah menggunakan 50.000 m3 air kemarin. "Kami telah meyakinkan bahwa air akan mencapai semua kemp para jamaah dan kira-kira 30.628 toilet di Mina." Dia menambahkan sejumlah tank cadangan telah dipersiapkan di Arafah dan Mina untuk menghadapi keadaan darurat.

Mina - yang hampir-hampir seperti kota hantu sampai Minggu - telah berubah menjadi lautan manusia ketika jutaan jamaah yang mengenakan ihram putih dan hitam berkumpul di kota itu pada waktu shalat zuhur. Para jamaah terlihat beristirahat di bawah jembatan, bahkan di bagian bagasi bus-bus yang terbuka. Para penjual makanan mendorong kereta mereka melalui kerumunan manusia.

Alhamdulillah, sampai juga saya ke Mina," kata salah seorang jamaah asing. "Saya tak tidur sepanjang Minggu malam. Saya diliputi ketegangan. Saya ingin saja berjalan dari Makkah ke Mina namun banyak teman saja menasehatkan jangan lakukan itu. Mereka menganjurkan saya lebih baik menghemat tenaga untuk berjalan kaki ke Arafah besok," katanya.

Di antara jutaan jamaah terdapat sejumlah pejabat asing seperti Konjen India Dr. Ausaf Sayeed, yang telah mengatur haji bagi warga India selama beberapa tahun. "Inilah pelaksanaan haji yang paling teratur. Tanyalah pada siapa saja, mereka akan menyatakan jawaban yang sama." Presiden Iran Mahmoud Ahmedinejad melaksanakan haji atas undangan Pengasuh Dua Masjid Suci Raja Abdullah - yang mengundang 1.000 tamu asing untuk menunaikan ibadah haji tahun ini sebagai tamu negara.

Khutbah Arafah berlangsung khusuk dengan derai air mata. Para jamaah melakukan tobat nasuha, demikian laporan wartawan Waspada Sofyan Harahap langsung dari Makkah Selasa (18/12) tadi malam. Ustadz Iqbal Muin, MA, Lc dalam khutbah wukufnya Selasa siang WAS mengatakan di saat inilah momen yang tepat meminta ampun atas semua dosa dan Allah merasa bangga melihat hambanya memohon ampunan. Hal itu disampaikan Nya pada malikatnya. Minta ampunlah pada Allah. Pada kedua orang tua.  

"Doakan mereka. Minta ampun pada pasangan kita dan pada jiran tetangga dan pada atasan maupun bawahan. Mudah-mudahan kita menjadi haji mabrur imbalannya surga. Ciri haji mabrur keberadaannya menyenangkan orang lain, berubah 120 derajat tutur katanya, kepedulian sosialnya tinggi tidak hanya pada keluarga tapi juga pada orang lain.

Kata Ustadz Iqbal, wukuf di Arafah ini sangat penting mengingatkan kita saat Nabi SAW menyampaikan bahwa Islam sudah sempurna sebagai agama. Saat itu 10.000 sahabat gembira hanya Abubakar yang menangis. Rupanya dia sudah punya firasat buruk. Benar saja tak lama kemudian Nabi wafat. Demikian kata Iqbal dalam khutbahnya di hadapan jamaah MES.

Padang masyhar
 
Ibadah haji adalah pengukuhan tauhid dan refleksi kepatuhan kepada Allah dan Rasul-Nya, komitmen menegakkan kebenaran, menyebar kasih sayang dan membina persaudaraan. Ibadah ini juga bertujuan merekonstruksi manusia untuk kembali ke fitrahnya, bertauhid dan berakhlakul karimah, kata Amirul Haj Muhammad Maftuh Basyuni dalam sambutan wukuf di Arafah, musim haji 1428 H/2007 M, di tenda utama misi haji Indonesia, Selasa (18/12).

Di Padang Arafah ini, al hajju Arafah, umat Islam dari seluruh dunia sedang melaksanakan puncak ibadah haji. Di tempat ini pula semua identitas sosial, kultural, politik, ekonomi, ideologi, aliran, suku bangsa, ras, jenis kelamin, warna kulit dan bahasa ditinggalkan. Apakah dia seorang presiden, raja, menteri, legislatif, pedangang dan tukang sapu sekalipun. "Lihatlah, kita cuma memakai dua lembar kain, yang warnanya sama yaitu putih sebagai tanda kesamaan," katanya.

Wukuf merupakan padang masyhar, miniatur untuk introspeksi. Sebagai tempat pengadilan tertinggi bagi manusia kelak. Harta, kekayaan, anak cucu yang hebat dan kedudukan mentereng tak dapat memberi bantuan, katanya.

Jamaah patuh

Dutabesar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Oman, Salim Segaf al Jufri membenarkan bahwa jemaah haji Indonesia tergolong patuh terhadap aturan yang berlaku di negara itu, sehingga pemerintah setempat memberi perhatian lebih dan bantuan jika dibutuhkan. Hal ini disebabkan disamping jumlahnya tergolong terbanyak dibanding negara lain juga mudah diatur, kata Salim Segaf al Jufri di Padang Arafah, Mekkah, Selasa, dalam pembicaraan ringan dengan MCH di tenda misi haji Indonesia. (mch/arabnews/m07/m03)
Comments
http://waspada.co.id/components/com_chronocomments/loaderb.gif
B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Top of Form
Name *
URL
Code   http://waspada.co.id/components/com_chronocomments/chrono_verification.php?imtype=0&anticache=67044
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment
Bottom of Form
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar